elmichaacademy@gmail.com 081-333-333-663
Sindrom Kundalini
01/05/2015

El’Micha Academy – Kundalini adalah energi aktif yang terdapat di dalam tubuh sebagian besar orang.

Dalam mitologi Hindu, Kundalini adalah dewi ular yang terletak di dasar tulang belakang dan tertidur, melingkar tiga setengah kali di sekitar chakra pertama.

Namanya Kundalini Shakti, dan dia mewakili terungkapnya energi Shakti illahi, potensi energi kehidupan itu sendiri, dewi hidup yang menghidupkan segala sesuatu.

Dalam keadaan tertentu, energi Kundalini terbangun dan mulai naik merambat melalui jalur jalur energi yang ada di dalam tubuh, menusuk dan membuka tiap chakra. Saat ia bergerak merambat naik secara bergelombang, seperti ular menari.



Lepasnya energi Kundalini yang selama ini disimpan merambat naik ke atas dan menembus semua chakra, menembus semua jalur energi yang selama ini terblokir atau tersumbat. Gerakannya bisa sangat intens, kuat dan kadang – kadang menyakitkan, sering kali menyebabkan keadaan mental yang naik turun tidak stabil.

Keadaan yang merangsang kebangkitan Kundalini banyak dan beragam, tapi biasanya dipicu oleh hal – hal seperti misal : periode meditasi yang panjang dan intens, yoga, puasa, stres, trauma, obat psychedelic, atau dekat pengalaman kematian.

Kundalini itu kental, kekuatan primal, mirip dengan energi potensial yang ditemukan dalam air. Ketika kundalini dilepaskan, ia menciptakan hubungan vertikal antar chakra dengan membuka saluran halus yang dikenal sebagai nadi dan pinggala, saluran pusat yang bergerak naik tulang belakang disebut sushumna.



Jika kita menempatkan air melalui selang kecil pada tekanan yang sangat tinggi, ujung selang akan berombak-ombak seperti ular. Demikian pula, energi inti Kundalini dalam tubuh yang bergerak naik melalui chakra dan menyebar ke segala arah.

Kundalini pada dasarnya adalah kekuatan penyembuhan, namun efeknya terkadang bisa sangat menyakitkan, baik itu dirasakan secara fisik maupun mental. Efek kebangkitan kundalini inilah yang sering dinamakan sebagai kundalini sindrom.

Kundalini sindrom dapat berlangsung selama beberapa menit, hari, bulan, atau bahkan bertahun-tahun.



Gejala kundalini sindrom yang sering kali dijumpai adalah :

  1. Sakit kepala.
  2. Sakit di punggung.
  3. Tidak bisa tidur berhari – hari.
  4. Demam dan menggigil yang terjadi di waktu waktu tertentu dan berulang.
  5. Over sensitif.
  6. Emosi yang tidak stabil.
  7. Halusinasi yang berlebihan.
  8. Diare.
  9. Pendengaran lebih peka.
  10. Jantung berdebar dan sakit.
  11. Sakit disekujur tubuh pada saat bangun tidur seakan-akan kita baru bertarung dengan 1000 orang.
  12. Saat dilakukan pemeriksaan medis biasanya tidak ditemukan sumber penyakitnya karena memang sesungguhnya tidak ada penyakit fisik.
  13. Emosional dan mudah tersinggung




Jika Anda menemukan diri Anda berurusan dengan Kundalini sindrom atau gejala kebangkitan Kundalini, Anda harus:

  1. Memurnikan tubuh.
    Menjauhkan diri dari narkoba, rokok, alkohol, kafein, dan obat – obatan. Hindari makanan adiktif, gula tinggi, atau makanan berminyak. Makan dengan teratur, terutama yang banyak mengandung protein.
  2. Lakukan pijat seluruh tubuh, berendam dalam air hangat yang diberi garam dan lakukan olah raga ringan untuk peregangan otot dan sendi tubuh.
  3. Kurangi Stres.



    Jika Anda sedang berada dalam transformasi spiritual yang besar, dibutuhkan waktu untuk proses perubahan tersebut masuk dalam hidup Anda. Curahkan lebih banyak waktu untuk spiritualitas atau kesehatan. Misal relaks dan mendengarkan musik meditasi, bermeditasi dan bahagialah.
  4. Cari Dukungan.
    Carilah guru atau orang lain yang memiliki pengetahuan tentang pengalaman ini. Supaya mendapatkan pemahaman dan arahan yang lebih jelas bagaimana melaluinya.


  5. Mendidik diri sendiri.
    Perbanyak baca tentang Kundalini, Kebangkitan Kundalini, Kundalini Sindrom, Yoga, Meditasi dan belajar tentang Chakra.
  6. Mengobati masalah psikologis.
    Minta maaf dan memaafkan. Ini adalah waktu terbaik untuk menyelesailan segala sesuatu yang belum terselesaikan. Hal Ini akan membuat perjalanan spiritual anda lebih halus dan mengurangi efek psikologis yang timbul.
  7. Amati perjalanan spiritual Anda.
    Jika Anda belum pernah berlatih meditasi, yoga atau latihan rohani, mungkin sudah saatnya untuk memulai. Ada saatnya nanti anda mungkin harus berhenti bermeditasi untuk sementara waktu jika gejala Kundalini Sindrom meningkat. Hal ini untuk mengurangi efek dari kebangkitan kundalini.
  8. Praktek rutin untuk memperkuat pondasi.
    Lakukan latihan rutin setiap hari untuk menyeimbangkan tenaga dan energi kundalini yang bergerak. Aliran energi yang naik ke atas haruslah seimbang dengan energi yang mengalir ke bawah.

Sumber: Timur Tubuh Barat Pikiran, Anodea Judith, Ph.D.


Comments

comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: